Flokulan polimer anionik dapat secara efektif mengolah air limbah dari pemrosesan mineral, sehingga mengurangi biaya pengolahan air limbah bagi perusahaan. Saat ini, metode pengolahan air limbah yang paling umum untuk industri pertambangan di Tiongkok adalah proses yang melibatkan sedimentasi-koagulasi, adsorpsi karbon aktif, dan penggunaan kembali. Studi eksperimental terhadap air limbah dari lokasi penambangan yang berbeda menunjukkan bahwa bahkan untuk jenis air limbah pertambangan yang sama, hasil pengolahan dapat bervariasi tergantung pada jenis bahan pengolahan yang digunakan atau dosis bahan pengolahan yang sama.

Tahap koagulasi: Koagulan yang umum digunakan meliputi polialuminium klorida (PAC), poliferrik sulfat (PFS) dan tawas. Disarankan untuk memilih produk yang paling sesuai melalui eksperimen.
Tahap flokulasi: Poliakrilamida mempercepat laju sedimentasi bahan tersuspensi. Namun, jenis mineral yang berbeda memiliki persyaratan khusus untuk derajat hidrolisis poliakrilamida. Penting untuk memilih indikator derajat hidrolisis yang sesuai terlebih dahulu. Umumnya, masukan PAM 0,2 mg/L sudah cukup.
Tahap adsorpsi: Dosis karbon aktif bubuk lebih sedikit dibandingkan dengan karbon aktif granular. Karena karbon aktif bubuk cenderung masuk ke dalam konsentrat dan tidak terakumulasi dalam siklus air, maka karbon aktif bubuk biasanya dipilih dalam jumlah yang lebih banyak. Dosis optimal umumnya antara 50~100 mg/L.
Setelah air limbah benefisiasi mengalami flokulasi dan sedimentasi serta diadsorpsi oleh karbon aktif, semuanya dapat digunakan kembali tanpa mempengaruhi indikator benefisiasi.

Poliakrilamida anionik umumnya digunakan dalam pengolahan air limbah pengolahan mineral. Berat molekulnya bisa mencapai 6-18 juta. Ini menyerap padatan tersuspensi di dalam air melalui netralisasi listrik, dengan cepat membentuk flok yang lebih besar dan mempercepat sedimentasi partikel padat dalam suspensi.
Indikator poliakrilamida anionik
| Penampilan | Butiran putih |
| Konten padat | Lebih besar dari atau sama dengan 88% |
| Berat molekul | 6 juta - 20 juta |
| Derajat hidrolisis | 10 - 35% |
| Waktu pembubaran | Kurang dari atau sama dengan 90 menit |
| Bau | Tidak berbau |
| Toksisitas | Tidak-beracun |
| Sifat korosif | Tidak-korosif |
| Stabilitas panas | Mudah terurai ketika suhu melebihi 120 derajat |

Penggunaan Poliakrilamida:
Sebelum digunakan, poliakrilamida umumnya harus dibuat menjadi larutan 0,1% hingga 0,3%. Pembubaran sempurna memerlukan pengadukan pada suhu kamar selama 40 menit. Larutan PAM yang telah disiapkan harus segera digunakan dan tidak boleh disimpan dalam waktu lama untuk menghindari degradasi.
Metode Dosis Poliakrilamida:
1. Dosis Gravitasi: Gunakan gravitasi untuk menambahkan bahan ke dalam pipa limbah, sehingga aliran air dapat bercampur secara alami.
2. Dosis Tekanan: Gunakan pompa air untuk menambahkan bahan ke pipa tekanan.
Tag populer: bubuk pengolahan air kimia flokulan polimer anionik untuk reagen pengolahan mineral pam, Cina bubuk pengolahan air kimia flokulan polimer anionik untuk produsen pam reagen pengolahan mineral, pemasok
